4.1 Maksimum dan
Minimum
Dalam hidup ini,
kita sering menghadapi masalah guna mendapatkan jalan terbaik untuk melakukan
sesuatu. Sebagai contoh, seorang petani ingin memilih kombinasi hasil panen
yang dapat menghasilkan keuntungan terbesar. Seorang dokter akan menentukan
dosis obat yang terkecil untuk menyembuhkan suatu penyakit. Seorang kepala
pabrik akan menekan sekecil mungkin biaya pendistribusian produkny.
Andai kita
mengetahui fungsi f dan domain (daerah asal) S. Seperti gambar 1. Tugas kita
yang pertama adalah menentukan apakah f memiliki nilai maksimum atau minimum
pada S. Anggap bahwa nilai-nilai tersebut ada kita ingin mengetahui lebih
lanjut di mana dalam S nilai-nilai itu ada.
Definisi
Andaikan S, daerah
asal f, menentukan titik c.kita katakan bahwa:
i.f(c) adalah nilai
maksimum f pada s jika f(c)>f(x) untuk semua x di s.
ii.f(c) adalah
nilai minimum f pada s jika f(c)iii.f(c)
adalah nilai ekstrim f pada s jika ia adalah nilai maksimum atau minimum.
4.2. Maksimum dan Minimum Lokal
Kita ingat kembali bahwa nilai maksimum suatu fungsi f pada himpunan S adalah
nilai f terbesar yang dicapai pada keseluruhan himpunan S .Kadang-kadang
diacu sebagai nilai maksimum global atau absolut dari f . Jadi, untuk
fungsi f dengan daerah asal S = [a,b] yang grafiknya disket
dalam gambar 2, f(a) adalah nilai maksimum global dan f (c) kita sebut nilasi
maksimum lokal atau relatif.
Tentu saja nilai maksimum global otomatis juga nilai maksiomum lokal. Hal itu
berarti bahwa nilai maksimum global hanyalah yang terbesar diantara
nilai-nilai maksimum lokal. Dan juga, nilai minimum global adalah yang terkecil
diantara nilai- nilai minimum lokal.
Definisi :
Andaikan S daerah asal,f memuat titik c. Kita katakana bahwa:
(i) f(c) nilai maksimum local f jika terdapat selang (a.b) yang memuat c
sedemikian sehiungga f(c) adalah nilai maksimum local pada (a.b) Ç S ;
(ii) f(c) nilai minimum lokal f jika terdapat selang
(a.b) yang memuat c sehingga f(c)
adalah
nilai minimum lokal pada (a.b) Ç
S ;
(iii) f(c) nilai ekstrim local f jika ia berupa nilai maksimum lokal atau
minimum lokal.
Teorema A
(uji turunan Pertama untuk Ekstrim local). Andaikan f kontinu pada selang
terbuka (a,b) yang memuat titik kritis c.
(i) Jika f ‘(x) > 0 untuk semua x dalam (a,b) dan f’(x)<>
(ii) Jika f ‘(x) <> 0 untuk semua x dalam (c,b) maka f’(c) adalah nilai
minimum lokal f
(iii) Jika f’(x) bertanda sama pada kedua pihjak c, maka f(c) bukan nilai
ekstrim lokal f.
Teorema B
(Uji Tureunan kedua untuk Ekstrim Lokal). Andaikan f’ danf’’ pada setiap titik
dalam setiap selang terbuka (a,b ) yang memuat c dan andaikan f’(c) = 0
(i) Jika f” (c) <>(ii) Jika f” (c) > 0,f(c) adalah nialai
minimum local f
4.3 Kemonotonan dan Kececukangan
Definisi :
Misalkan f terdefinisi pada selang I (terbuka, tertutup, atau tak satupun).
Kita katakana bahwa:
(i)
f adalah naik pada I jika untuk setiap paqsang bilangan x1 dan x2 dalam I,
x1<>(ii)
f adalah turun padad I jika untuk setiap pasang bilangan x1 dan x2 dalam I,
x1 > x2 f(x1)
> f (x2)
(iii)
f monoton murni pada I jika ia naik pada I atau turun pada I.
Teorema A
(Teorema Kemonotonan). Misalkan f kontinu pada selang I dan dap[at
dideferensialkan pada setiap tititk dalam dari I.
(i)
Jika f ‘(x) > 0 untuk semua tititk dalam x dari I, maka f naik pada I
(ii)
Jika f ‘(x) <>Definisi:
Misalkan f terdeferensial pada selang terbuka I (a, b). Jika f naik pada I, f ‘
(dan grafiknya ) cekung keatas. Sedankan, jika f ‘ turun pada I, f cekung
kebawah pada I.
Teorema B
(Teorema Kecekungan). Misalkan f terdeferensialkan dua kali pada selang
terbuka (a,b).Maka diperoleh:
(i)
Jika f ” (x) > 0 untuk semua x dalam (a,b) maka f cekung keatas pada (a,b)
(ii)
Jika f ” (x) <> 4.4. Penerapan Masalah-masalah Maksimum dan Minimum
Dalam subbab ini, kita akan membahas perhatian pada masalah maksimum minimum.
Ketika kita menghadaqpimasalah seperti ini, ada langkah yang sangat penting yaitu
kita harus menentukan besaran yang dimaksimumkan atau diminimumkan. Besaran ini
akan menjadi variable tak terbatas dalam menyelesaikan masalah itu.
Variabel tak terbatas ini harus dinyatakan sebagai variable bebas, yang
mengontrol nilai- nilai variable tak bebasnya. Jika domain dari nilai-nilai
variable tak bebasnyua adalah interval tertutup, maka kita bias memprosesnya
dengan menggunakan metode maksimum-minimum interval tertutup. Langkah- langkah
menyalesaikannya adalah sebagai berikut :
1. Carilah besaran yang dimaksimumkam atau
diminimumkan. Besaran ini seharusnya dinyatakan dengan suatu kata atau frase
dan label(huruf) yang merupakan variable tak bebas. Variabel ini tergantung
pada suatu yang akan menjadi variable bebas. Kita menotasikannya sama dengan x.
2. Menyatakan Variabel tak bebas sebagai funsi dari variable
bebas.Gunakan informasi dalam masalah unhtuk menuliskan
variable tak bebas sebagai fungsi variable bebas (x).
3. Menerapkan kalkulus untuk mencari titik
kritis. Menghitung turunan f’ dari fungsi f yang diperoleh dalam langkah 2.
Gunakan turunan untuk mendapat titik kritis
f’(x) = 0 dan f’(x) tidak ada
4. Identifikassi titk ekstrim. Evaluasi nilai
f disetiap titik kritis dalam domainnya dan kedua titik ujungnya.
Nilai-nilai yang diperoleh menentuikan maksimum mutlak dan minimum mutlak.
5. Menjawab pertanyaan dalam masalah. Dengan kata
lain, interpretasikan hasil-hasil yang diperoleh. Jawaban dari maslah semula
bias merupakan suatu yang lain dari nilai terbesar atau terkecil dari f .
Berikan jawaban yang tepat untuk pertanyaan yang ditanyakan sebelumnya.
4.5. Penerapan Ekonomik
Setiap bidang ilmu mempunyai bahasanya sendiri-sendiri. Tentu saja ini
benar untuk ekonomi, yang mempunyai kosakata yang dikembangkan sangat khusus.
Sekali kita mempelajari kosakata ini, kita akan menemukan bahwa banyak masalah
Ekonomi sebenarnya masalah kalkulus biasa yang berbaju baru.
Pandang sebuah Perusahaan Khas, PT.Honda Motor tbk. Untuk Memudahkan anggap
bahwa Perusahaan itu menghasilkan dan memasarkan sebuah barang seprti
mobil,motor, dsb. Jika perusahaan tersebut menjual x satuan barang tahun ini ,
PT. Honda akan mampu membebankan harga, p(x) untuk tiap satuan. Kita tunjukan
bahwa p tergantung pada x karena bila mana Honda memperbesar keluarannya
, kemungkinan Honda akan perlu mengurangi harga tiap satuan agar dapat menjuakl
seluruh hasil keluaraanya. Pendapatan total yang dapat diharapkan Honda
diberikan oleh R(x) = xp(x),sebanyak satuan kali harga tiap satuan.
Konsep dasar Untuk sebuah perusahaan adalah total laba P(x),yakni selisih
antara pendapatan R(x) dan Biaya Produksi C(x).
P(x) = R(x) – C(x) = xp(x) – C(x)
4.6. Limit diketakhinggaan, Limit Tak Terhingga
Konsep “tak-terhingga”, telah mengilhami dan menggoda para matematikawan
sejak jaman dahulu.Masalah yang paling dalam dan paradoks besar dari matematika
seringkali jalin menjalin dengan pemakaian perkataan ini. Kemajuan
matematika sebagian dapat diukur dalam bentuk pemahaman peranan dari ketakhinggaan.
Kita telah memakai lambang - lambing ¥
dan - ¥ dalam notasi untuk selang
- selang tertentu.
Definisi:
1. (Limit bila x ® ¥ )..Andaikan f terdefinisi
pada [c, ¥)
untuk suatu bilangan c. Kita katakana bahwa Lim f (x) = L jika
masing-masing e>
0,
x ® ¥
terdapat bilangan M yang berpadanan sedemikian sehingga:
x > M ç
f(x) – L ê<
e
2. (Limit bila x ® - ¥ ).Andaikan f terdefinisi
pada (- ¥,c]
untuk suatu bilangan c. Kita katakana bahwa Lim f (x) = L jika
masing-masing e> 0, terdapat bilangan
M x ®- ¥
yang
berpadanan sedemikian sehingga:
x <>
3. (Limit- limit takterhingga). Kita katakana bahwa Lim f (x) = ¥ jika untuk tiap bilangan
positif M, Berpadanan suatu d
> 0 sedemikian sehingga
0 <>M
4.7. Penggambaran Grafik Canggih
Kalkulus telah menyediakan alat ampuh untuk menganalisis struktur grafik
sewcara baik khususnya dalam mengenali titik-titik tempat terjadinya perubahan
cirri-ciri grafik. Kita dapat menempatkan titik-titk maksimum local,
titik-titk minimum local, dan titik-titik balik, kita dapat menentukan dimana
grafik naik atau grafik cekung keatas.
Dalam menggambar grafik fungsi ada beberapa prosedur yang akan sangat
membantu,yaitu :
Langkah 1: Buat analisis pendahuluan sebagai berikut
Periksa daerah hasil fungsi untuk melihat apakah ada daerah dibidang yang
dikecualikan.
Uji kesimetrian terhadap sumbu y dan titik asal. (Apakah fungsi genap atau
gannjil? )
Cari perpoptongan dengan sumbu-sumbu koordinat
Gunakan turunan pertama untuk mencari titik kritis dan untuk mengetahui tempat
– tempat grafik naik dan turun
Uji titik-titik kritis untuk maksimum dan minimumlokal
Gunakan turunan kedua untuk untukmengetahui tempat-tempat grafik cekung keatas
dan cekung kebawah serta untuk melokasikan titik-titik balik
Cari asimtot-asimtot.
Langkah 2: Gambarkan beberapa titik (termasuk semuatitik kritis dan titik
balik).
Langkah 3: Sketsakan Grafik
4.8 Teorema Nilai Rata-rata
Teorema nilai rata-rata adalah
bidang kalkulus tidak begitu penting atau mempesona bagi dia sendiri tetapi
sering kali melahirkan teorema-teorema yang cukup berarti.
Dalam bahasa geometri, teorema
nilai rata–rata mudah dinyatakan dan dipahami.Teorema mengqatakan bahwa jika
grafik sebuah fungsi kontinu mempunyai garis singgung tak vertical pada setiap
titik antara A dan B, maka terdapat paling sedikit satu titik C pada grafik
antara A dan B sehingga garis singgung titikC sejajar dengan tali busur AB
dalam gambar
Teorema A
(Teorema Nilai Rata-rata untuk turunan ).Jika f kontinu pada selang
tertutup[a,b] dan terdeferensialkan pada titik-titik dalam dari (a,b), maka
terdapat paling se4dikit satu bilangan c dalam (a,b) dimana
f (b ) – f(a) = f ‘(c)
(b – a )
atau
f(b) – f (a ) = f ’(c)(b – a )
Teorema B
Jika F’(x) = G’(x) untuk semua x dalam (a.b), maka terdapat konstanta C
sedemikian
sehingga
F(x) = G (x) + C
untuk semua nilai x dalam (a,b)
1.Carilah nilai maksimum dan minimum!
f(x)= -x2-6x-2;i =(0,4]
penyelesaian : -2x-6
f(0) = -2(0)-6 f(2) = -2(2)-6 f(4) = -2(4)-6
= -6 = -10 = -14
f(1) = -2(1)-6 f(3) = -2(3)-6
= -8 = -12
Jadi nilai maksimumnya ialah (-6) dan nilai minimumnya ialah (-14)
2.Gunakan Teorema kemonotonan untuk mencari di mana fungsi yang diberikan naik
dan di mana turun?
Penyelesaian :
f(x) = 6x2+24x+12
f'(x)= 12x+24
f'(x)= 12(x+2)
kita perlu menentukan di mana (x+2) > 0 dan (x+2)
<>___(-)_____|_______(+)____ Jadi f(x) naik pada [2,∞) dan turun pada
(-∞,2]
-2
3. Untuk f(x)= x2-8x-7, gunakan uji turunan kedua untuk mengenali ekstrim
lokal?
Penyelesaian :
f(x) = x2-8x-7
f'(x) = 2x-8 = 2(x-4)
f''(x) = 2
Jadi f'(4) = 0 dan f”(4) > 0. Karena itu, menurut uji turunan kedua f(4)
adalah nilai minimum lokal
4. f(x) = x2-4x-5
Penyelesaian :
f(x) = x2-4x-5
f”(x) = 2x-4 = 2(x-2)
f”(x) = 2
Jadi f'(2) = 0 dan f”(2) > 0. Karena itu, menurut uji turunan kedua f(2)
adalah
nilai
minimum lokal.
5.Buktikan bahwa lim x → ∞ x = 0
8+x2
Penyelesaian : lim x → ∞ x = lim x → ∞ x/x2
8+x2 8+x2/x2
= lim x → ∞ 8/x
8/x2+1
= lim x → ∞ 8/ x
lim x → ∞ 8/x2+ lim x → ∞ 1
= 0 = 0
0+1
6.Cari limit x → -∞ 5x-3 Bagi pembilang dan penyebut dengan x3
1+x3
Penyelesaian :
limit x → -∞ 5x3 = limit x → -∞ 5 = 5 = 5
1+x3 1/x3+1 0+1
7. Selesaikan f(x) = 5x2-3x2-7
Penyelesaian :
f(x) = 5x2-3x2-7
f'(x) = 10x-6x
f”(x) = 10-6 = 4
8. f(x) = x2-8x-25
Penyelesaian :
f(x) = x2-8x-25
f”(x) = 2x-8 = 2(x-4)
f”(x) = 4
Jadi f'(4) = 0 dan f”(4) > 0. Karena itu, menurut uji turunan kedua f(4)
adalah
nilai minimum lokal.