Sabtu, 11 April 2015

PERTEMUAN 3


Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

Pemakaian Huruf Kapital atau Huruf Besar dalam Bahasa Indonesia :
1.      Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat.
Misalnya :
Dia mengantuk.
Apa maksudnya?
Kita harus bekerja keras.
Pekerjaan itu belum selesai.

2.      Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung.
Misalnya :
            “Di mana Anda kuliah ?”, tanya bapak itu.
            “Di Prodi Pendidikan Matematika, Pak”, jawab saya.
            “Di mana Saudara kuliah ?”, tanya bapak itu.
            “Di UMT, Pak”, jawab saya.

3.      Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan dan kitab suci, termasuk kata ganti untuk Tuhan.
Misalnya :
            Ya Allah, bantulah hmba-Mu ini.
            Kitab suci umat Nasrani adalah Alkitab.
            Setiap selesai solat maghrib, saya membaca Quran.
            Aku beragama Islam tetapi gaya hidupku belum islami.

4.      Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.
Misalnya :
            Haji Rafi Fahd Mansya
            Imam Syafii
            Nabi Muhammad
Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang tidak diikuti nama orang.
Misalnya :
            Tahun ini Mazidah pergi naik haji.
            Rafi baru saja diangkat menjadi sultan.

5.      Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.
Misalnya :
Wakil Presiden Agung Satria Ramadhan
Perdana Menteri Miftahuddin
Profesor Davin Agus Praptono
Laksamana Muda Udara Iyan Boy Setiawan
Dokter Fahmiati Mazidah Haslah sedang memeriksa pasien.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyerahkan kekuasaannya sebagai Presiden RI kepada Jokowi.

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang tidak diikuti nama orang, atau nama tempat.
Misalnya :
            Siapa gubernur yang dilantik itu?
            Kemarin Brigadir Jenderal Sukoco dilantik menjadi mayor jenderal.

6.      Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama orang.
Misalnya :
            Fatmawati Lukmana
            Anisa Maryani
            Ampere

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang yang digunakan sebagai nama jenis atau satuan ukuran.
Misalnya :
            5 ampere
            mesin diesel
7.      Huruf kapital dipakai sebagain huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.
Misalnya :
            bangsa Indonesia
            suku Sunda
            Buang Tugino belajar bahasa Inggris.

Huruf kapital tidak dipakai sebagain huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa yang dipakai sebagai bentuk dasar kata turunan.
Misalnya :
            menindonesiakan kata asing
            Garam Inggris, keinggris-inggrisan

8.      Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwan sejarah.
Misalnya :
            bulan Agustus                          hari Natal
            bulan Maulid                           Perang Candu
            hari Galungan                          tahun Hijriah
            hari Jumat                                tarikh Masehi
            hari Lebaran
            Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
            Saya tidak ke kampus hari Rabu.

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama peristiwa sejarah yang tidak dipakai sebagai nama.
Misalnya :
            Soekarno Hatta memproklamasikan kemerdekaan bangsanya.

            Perlombaan senjata membawa risiko pecahnya perang dunia.

0 komentar:

Posting Komentar